Pernah dengar Google kan? Saya rasa hampir semua netter di dunia mengetahui Google. Sebelum kita membahas mengenai Google Adsense, ada baiknya kita mengenal lebih dekat search engine yang mempunyai program pendulang dollar tersebut, Google.
Berawal dari kata ‘googol', yang dipakai oleh Milton Sirotta, keponakan Edward Kasner seorang ahli matematika Amerika, untuk menyebutkan angka 1 yang mempunyai 100 angka nol di belakangnya. Sekarang, kata Google identik dengan search engine terpopuler sejagat maya. Selanjutnya, ide kata ini pula yang dipakai oleh dua mahasiswa Ph.D dari Stanford, Larry Page dan Sergey Brin pada tahun 1998 untuk mendirikan perusahaan resmi Google sebagai search engine di jagat maya.
Google, sebagai search engine service memiliki tiga komponen penting yang saling berkaitan, yakni; spider (program penjelajah web dari satu link ke link yang lain, mengidentifikasi, dan membaca halaman-halaman yang ada), index (database yang berisi hasil pencarian seperti judul, text, URL, atau salinan dari halaman web yang berhasil dikumpulkan oleh spider), dan search engine mechanism (software atau perangkat lunak yang memungkinkan pengguna untuk mencari atau menggunakan index yang ada).
Sebenarnya, sebagian netter salah kaprah mengenai cara kerja search engine Google tersebut, mereka mengira apabila melakukan pencarian melalui search engine, maka keyword atau kata kunci yang mereka ketikkan di Google, akan disearch ke seluruh situs yang ada di internet. Padahal, Google hanya bekerja dengan cara meng index atau mencari melalui database index dari search engine tersebut.
That’s why, kadang kita bingung, koq keyword yang kita masukkan ke Google dan search engine lainnya seperti Yahoo, hasil pencariannya berbeda. Hal ini terjadi karena data yang tersimpan dalam database masing-masing search engine berbeda antara satu dengan lainnya.


0 komentar:
Posting Komentar