Google
 

Minggu, 06 April 2008

Awal perkenalan dengan dunia Internet

Sebelum saya mengenal dunia internet, saya mempunyai pandangan yang negatif mengenai dunia ini. Bagaimana tidak, saya sering mendengar berita-berita yang sangat tidak enak didengar. Kebanyakan berita yang beredar adalah mengenai kasus penipuan, penggunaan kartu kredit palsu, dan lain-lain. Tetapi seiring dengan berjalannya waktu, demi menyesuaikan diri dengan perobahan zaman yang mana sebelumnya zaman masyarakat industri bergeser menjadi zaman masyarakat yang haus akan informasi, mau tidak mau saya harus belajar mengenai internet.

Awal tahun 2008 yang lalu saya masih belum mengerti bagaimana menggunakan internet, bahkan untuk mengirim email pun saya belum bisa. Tetapi saya termasuk orang yang keras kepala, prinsip saya kalo orang lain bisa tentu saja saya juga harus bisa. Bulan Februari 2008 saya membeli sebuah notebookl (laptop) merk HP , dan setelah terkoneksi dengan SPEEDY, saya coba browsing melalui search engine Google. Saya masih ingat keyword (kata kunci) pertama yang saya ketik adalah ‘peluang usaha’, tanya kenapa?

Saya merasa jenuh dengan kondisi bisnis saya saat ini (importir memory card handphone dan handphone China), yang mana bisnis tersebut sangat menguras waktu, modal dan energi saya. Seperti tipe kebanyakan kaum muda lainnya, saya ingin suatu bisnis yang bisa berjalan sendiri, tidak memerlukan karyawan , tidak menghabiskan waktu sepanjang hari berada di kantor, dan tentunya bisa menghasilkan uang banyak tanpa resiko kehilangan yang besar (meminimalisir kerugian).

Balik ke cerita saya tadi, sewaktu saya mengetik keyword ‘peluang usaha’ yang muncul adalah sederetan situs-situs, yang salah satunya mengarahkan saya ke Asian Brain Internet Marketing Centre. Saya pun coba menelusuri isi situs tersebut. Membaca landing page nya (halaman utama situs) yang penuh dengan sajian screen shot penghasilan murid-murid Asian Brain yang berjumlah ribuan dollar (US Dollar), saya merasa tergiur juga dan tertantang untuk membuktikan kebenarannya. Apalagi disebutkan uang sekolahnya hanya Rp.199.000,-
Termasuk murah banget, karena setau saya dari berita di Koran, belajar internet marketing bisa menghabiskan uang ratusan dollar per bulan.

Bertekad untuk merobah predikat gaptek yang melekat pada diri saya, tepatnya pada tanggal 09 Februari 2008 saya memutuskan untuk bergabung dengan Asian Brain. Pilihan yang sampai saat ini sangat saya syukuri. Bagaimana tidak, awalnya saya belum bisa mengirim email, sekarang saya bisa membuat sebuah blog atau website dalam waktu 1 hari saja. Bukan itu saja, saya juga diajarkan cara mendapatkan penghasilan melalui internet. Hmm.. bayangkan aja dech, nantinya saya bisa kemana-mana membawa laptop, bisa travelling dan uang tetap bisa masuk ke rekening saya.

0 komentar: